Tips Memilih Private Server Sendiri

Inetmu – Untuk memilih sebuah private server atau VPS (Virtual Private Server) bagi sebagian orang adalah hal yang cukup membingungkan. Apalagi dengan banyaknya promosi dari berbagai server yang menawarkan harga murah. Perlu pertimbangan yang matang sebelum memutuskan memilih VPS. Agar tidak salah dalam memilih, simak tips memilih private server berikut ini:

Pertimbangkan Kebutuhan Visitor
Sebelum memutuskan akan memilih VPS, tips yang pertama adalah harus mempertimbangkan kebutuhan visitor atau pengunjung website Anda. Antara pemilik website dengan visitor mempunyai hubungan timbal balik yang saling membutuhkan. Jika visitor butuh info atau jasa yang disediakan oleh pemilik website, maka pemilik website pasti membutuhkan visitor agar trafik rating website bisa naik dengan adanya kunjungan dari visitor.

Untuk tips memilih private server sendiri yang pertama ini jika diterapkan akan membuat trafik pada website Anda menjadi naik. Hal ini terjadi karena visitor merasa puas dengan website Anda, baik dari segi maupun tampilannya. Jika hanya mengandalkan harga murah tapi ternyata tidak cocok dengan niche website yang Anda miliki, maka yang terjadi adalah keuntungan yang diperoleh akan berkurang. Hal ini disebabkan karena jumlah visitor website Anda juga berkurang.

Perhatikan Kualitas Hardware
Tips yang kedua adalah memperhatikan kualitas teknologi atau hardware yang digunakan di dalam VPS itu sendiri. Semakin bagus hardware yang melekat pada VPS akan semakin cepat juga kinerja server VPS. Pastikan teknologi saja yang ada pada VPS, misalnya saja mengecek panel. Perhatikan apakah menyediakan panel untuk shutdown, reinstall, reboot dan lain-lain atau VPS tidak menyediakan panel tersebut.

Panel ini berguna agar pemilik website bisa mengatur dan mengelola server secara mandiri saat terjadi kendala sehingga pemilik website bisa melakukan reboot atau pembenaran dari console. dengan menerapkan tips memilih private server sendiri yang kedua ini, pemilik website bisa menentukan apakah perlu pemakaian hardware yang minimum saja atau butuh yang lebih berkualitas. Kapasitas hardware ini bisa dilihat berdasarkan harga yang ditawarkan. Semakin murah VPS, maka semakin minim juga hardwarenya.

Perhitungkan Bandwidth dan Kecepatan Server
Secara garis besar, pemilik website harus bisa memperhitungkan berapa bandwidth yang dibutuhkan dalam satu bulan. Jika sudah bisa memperkirakan hal ini, maka akan mudah untuk menentukan VPS apa yang cocok dengan kebutuhan website yang dimilikinya. Jangan sampai pemilik website dikenakan biaya tambahan pada VPS hanya karena pemakaian bandwidth yang melebihi kapasitas yang sudah ditentukan.

Tips memilih private server sendiri yang selanjutnya yaitu memperhitungkan bandwidth dan kecepatan server ini digunakan agar terhindar dari hal tersebut diatas. Untuk lebih jelasnya, perhitungannya bisa dijabarkan sebagai berikut :

Misalnya saja dalam satu hari ada 600 pengunjung dan bandwidth yang dibutuhkan setiap pengunjung adalah 5 MB. Perhitungannya adalah,
1 bulan = 30 hari, 1 hari = 600 pengunjung, 1 pengunjung = 5 MB, Jadi
30 x 600 = 18.000 x 5 MB =90.000 MB atau setara dengan 90 GB per bulannya.

Dengan kata lain, pada tips memilih private server sendiri yang ketiga ini jika menggunakan perhitungan sederhana ini, dalam satu bulan bandwidth yang dibutuhkan sebesar 100-200 GB setiap bulannya.

Murah dan berkualitas, inilah tips memilih private server sendiri yang bisa diterapkan oleh pemilik website. Yang tidak kalah penting adalah pastikan keamanan data Anda terjamin supaya tidak menimbulkan kerugian.

Leave a Reply